Unfinished Story 

Tersebut satu malam, seorang bocah perempuan kecil menengadah merapal doa seusai sholat malamnya. Entah apa yang dipinta, yang sama-sama kita tahu bulir air mata merayap pelan di pipinya. Isak tangis khas seorang bocah sesekali membuyarkan sepi malam di rumah itu, beruntung teman satu kamarnya tidur sangat pulas, pertahanan tidurya tidak goyah barang satu gerakan pun.

Pagi datang lebih cerah dari kemarin, matahari begitu hangat, pelan mengambil air-air yang semalan di embunkan dingin di permukaan bumi.

Iklan

Silahkan berkomentar disini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s