Meracau tentang Jodoh 

Suatu hari, dulu, aku pernah bercanda dengan salah seseorang ‘teman’. Aku bilang,  Jika suatu saat aku menemukan jodohku, segera setelah mengucap akad nikah, sebelum aku mencium dahi istriku, aku akan geregetan mencubit hidungnya sambil berkata: “oh, jadi ini jodohku, kemana aja sih?, aku sampai galau berkali-kali karena tak kunjung bertemu denganmu. Aku sampai kenyang dengan sakit hati berkali-kali. Kenapa kamu gak muncul-muncul dari dulu sih”, mungkin istriku akan membalas mencubitku, sambil mengeluarkan kalimat yang hampir sama. Biar saja tamu undangan heran dengan kami berdua. Tenang saja, setelah hidungmu puas aku penyet, izinkan aku mencium dahimu untuk pertama kali. Mungkin didetik itu kita berdua memejamkan mata. Mungkin akan ada sedikit tetesan air mata, haru bahagia. Dihari itu, satu lagi rahasia takdir Allah akan terbuka, satu pertanyaan yang selama ini kau tunggu-tunggu jawabannya akan terjawab, tentang siapa yang akan kau temani sisa hidupnya, yang akan kau jaga matanya agar tak meneteskan air mata, yang akan kau jaga bibirnya agar selalu menyunggingkan senyum, yang akan kau isi hatinya agar selalu bahagia: Jodoh.



Iklan

Silahkan berkomentar disini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s